Tampilkan postingan dengan label blok 15. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blok 15. Tampilkan semua postingan

Ujian Blok 15: Kardioserebrovaskular

Bismillahirrahmanirrahim..

Day 1 - MCQ IT

Well.. lumayan lancar meskipun ada IT yang ga kebaca lantaran mata lagi ga bisa diajak kompromi T.T

Day 2 - OSCE

Huoo, selalu dah sensasi yang didapet beberapa menit sebelum OSCE itu... sesuatu...
Kalo direkam EKG nya, wah.. pada sinus takikardi tuh kali ya se-angkatan :))
Sebelumnya gue minta doa ortu dan nyai (nenek) biar dipermudah ujiannya..
Sensasinya pas nunggu nama dipanggil itu juga yang bikin palpitasi nambah, apalagi nama gue Fitri yang notabene banyak 'kembaran' di kelas.

"Fitri.. He...", Alhamdulillah bukan gue. Ini pas gelombang pertama nih. Beneran dah..
"Fitri.. Hi...", Fiuh, alhamdulillah bukan gue juga lagi..
"Fitri.. May..", Yess, belum diapnggil juga, masih bisa tenang, tapi rada kecewa gara2 pengen buruan selesai, pengen langsung skip ke 1 jam ke depan :p

Anak2 udah pada sesumbar siapa aja yang ngawas OSCE.
Seperti biasa, OSCE menimbulkan berbagai reaksi dari para pejuang2 nya. Ada yang santai sampe tiduran di kelas tempat nunggu dipanggil, ada yang mondar mandir gak keruan, ada yang mantep di tempatnya sambil menunggu inspirasi (?), ada yang belajar komat-kamit, dan tentu ada yang mempraktikkan apa aja yang akan diujikan..

"Jalur 5 *lope ({})", kira2 begitulah kata seorang teman sambil ngebaca PM BBM anak kelas.
"Wiih, berarti jalur 5 nih jalur surga", sahut teman gue yang lain.
Seraya langsung berdoa dapet jalur 5 semua :))
"Jalur 3, hell!", kembali kami baca PM orang.
Usut punya usut ternyata di jalur 5 dosennya baik semua bagai malaikat turun dari langit (halah, lebay), sedangkan jalur 3 dosen2 nya suka marah dan acuh tak acuh, katanya sih..

Pada akhirnya nama gue dipanggil juga. Iyalah kalo nggak dipanggil ya nggak ikut ujian berarti.
Di pertengahan tapi hampir terakhir. Dan.. dapet jalur 5! huooo, seneng banget, berarti bisa agak tenang di dalem. Meskipun detik2 sebelum itu dan nyatanya di dalem juga masih sedikit palpitasi pas baca EKG, gegara ga sama sekali nyentuh bahan yg satu ini sebelum OSCE melainkan sebelum MCQ IT. Kayaknya ada yang salah, tapi semoga ga banyak. Aamiin.

Pos pertama itu Anamnesis dan Pemeriksaan Fisik. dr. Aisyah Ghanie nih di jalur 5, dokter yang dalam pandangan saya kayak ibu sendiri ngomongnya, ramah orangnya. Ya, gue emang nggak deket, tapi itu yang bisa gue lihat dari Beliau :D
Oh iya, yang aneh disini probandus nya bilang nyeri nya sejak 1 jam yg lalu sampe sekarang sama aja. Lah?? Jadi rada bingung diagnosisnya, dari pertanyaan2 gue yg lain dia nggak bilang ada keluhan lain yang mengarah pada infark miokard. Ah, mungkin pasen ini grogi atau udah capek ya jadi agak delirium (?) Gue awalnya jadi bilang STEMI, tapi akhirnya gue ralat angina pectoris setelah gue meyakinkan diri.
Mungkin bisa dibilang Heart rate (HR) gue disini 80x/menit.

Pos kedua, EKG. Hmm, ini dia, disini kita disuruh menginterpretasikan EKG nya. Ada 8 jenis EKG. Yang ngawa itu dr. Lin. Alhamdulillah sebelumnya gue pernah dapet dr. Lin pas OSCE blok 12 (farmakologi), adem aja Beliau nggak ngeganggu, malah nyuruh kita buat tenang. Dan 1 yang selalu gue dengar,
"Fit, kurusan nggak sih kayaknya?"
Umm frontal banget dok, iya bener tapi T.T haha makasih dok atas perhatiannya.. #serius
HR: 90x/menit.

Lanjut, pos ketiga, Heart Sounds. Disini sang ketua blok yang super duper terlalu baik hhi. Well.. gue lancar sih disini, alhamdulillah perasaan sependengaran gue semua suaranya jelas, jadi bisa dijawab tanpa hambatan, paling lancar disini :D
"Wuih, cepet ya..", dr. Ferry membuka percakapan.
"Hehe iya dok..", kata gue sambil ngelihat dia mengoreksi dan ngasih nilai 100. Alhamdulillah..
Akhirnya banyakan ngobrolnya deh sama dr. Ferry. Saat itu gue juga baru tau kalo ternyata dr. Ferry yang cath om Husni waktu itu.. Well, gue gak pernah nanya dan pengen tahu sih sebelumnya ._.
HR: 70x/menit.

Sampailah pada pos terakhir, Pemeriksaan Neurologis.
Disini yang ngawas dr. Azhari. Udah pernah juga sebelumnya pas blok 14 (endokrinologi).
Entah kenapa waktu nya pas2an buat gue, padahal 6 menit kalo dihitung2 lama untuk pemeriksaan fleksor ekstensor ini. Yah mungkin karena gue sebutin terus interpretasinya satu per satu hehe, jadi pas "Teeet.." selesai dan langsung keluar ruangan :D
Sebelumnya gue cemas sama pos yang satu ini, soalnya pas Skill Lab kelompok kami rada nggak jelas, jadi beneran baru belajar lagi itu H-1 dan itupun merasa masih 'kosong'.
HR: 80x/menit.

Fiuh, OSCE pun selesai. Alhamdulillah, lega nya ituu gak bisa digambarkan dengan kata-kata. *lah gambar kok pake kata-kata*
Apalagi dengan nggak dapet jalur yang katanya serem, yg dokternya jutek2..
Kayaknya ini kekuatan doa tadi ya, subhanallah o:')

Eits, saking leganya gak sadar lagi kalo besok itu masih ada MCQ Integrasi.

Day 3 - MCQ Integrasi

Jujur, untuk hari terakhir ini gue minim persiapan. Entah kenapa, saraf simpatis gue udah komplain kali ya, sehingga mau nya istirahat terus seharian. Well, sebenernya sepulang OSCE itu gue ngebuang waktu gue dengan internet buka laptop dan menghabiskan sebagian untuk kerjaan lain (yg juga penting tapi gak se-urgent ujian). Alhasil pas maleman baru gue berusaha fokus sekitar 3 jam, tapi mata udah luar biasa capeknya, maunya tiduur mulu. Tidur deh. Iya, tidur. Zzzzz, fit fit...
03.42. Iya, jam menunjukkan pukul segitu pas gue kebangun. Dikasih Allah swt. kesempatan buat belajar.. Gue beranjak dari kasur menuju laptop (kayak jauh amat.. kayaknya aja..) yang sudah mati lantaran gue tinggalin gitu aja pas tidur. Mata masih juga sayup2, dan gue.. Tidur lagi. Astaghfirullah setan godaannya :"
04.30. Huaaa, disini yang kata orang Palembang itu "tekacip", yah semacam panik lah bahasa Indonesia nya. Langsung adrenalin meningkat. Gak lupa gue minta doa orang tua dan nyai seperti kemarin..

Sampai di tempat ujian dan ujian pun dimulai..
Lancar. Ya, lumayanlah awal2 nya, meskipun ada juga masih yang bolong2. Semakin ke akhir, soalnya salah seorang profesor yang kami hormati banyak yang pilihannya "All above are correct". Waduh, ini nih yang bikin galau di bangku ujian .___.

Oh iya, di OSCE sebelumnya ternyata dokternya baik2 lho ngasih nilai nya, di luar ekspektasi bener, dibalik apa yang wajah mereka tunjukkan pas hari H, ternyata.. alhamdulillah :')
After all, ujian blok ini berhasil dilalui, alhamdulillah. Yeah, you know, these too shall pass.
In the end, I gotta say "Alhamdulillah" and hope the best for the result.
For this, I have one principle, that a too high expectation may lead to disappoinment, so do your best, set your expectation low, and rely on God (Tawakkal). Don't forget to be Qana'ah, accept the result for Allah swt. always knows what's best for us.
And.. One thing I learn from this block is this:
"Tekad aja ga cukup, komitmen, konsisten, dan buktikan! :D"

Hope the best for the next block, which is Respiration System.
Bismillah.. *sruput teh hangat di Jumat pagi sehabis ujian, libuur yay hehe, though a meeting awaits this evening :)*

Elektrokardiogram (EKG)

First of all, welcome to the 15th block! Which is.... Cerebrocardiovascular!
Alright, they say it's one of the most difficult block after psychiatry. Well, that's all I heard :))

Okee, langsung aja, dengan harapan lulus dengan baik dan (kata dr. Ferry, ketua blok yang ramah dan ngajarnya asli enaaak banget) dapet nilai A.
Oke, berharap sedikit boleh kan? Itung2 memotivasi diri sendiri. Tapi gue bisa ngontrol harapan kok, gue cuma berharap, gak berekspektasi terlalu tinggi. Kalo dapet ya alhamdulillah (aamiin), kalo nggak ya B aja yah semoga hehe. Ini kelamaan basa-basi, oke sip lanjuut ke materi.

Elektrokardiogram (EKG) adalah grafik yang dibuat oleh sebuah elektrokardiograf, yang merekam aktivitas kelistrikan jantung dalam waktu tertentu.
Contoh EKG normal

Gelombang P (aktivasi/depolarisasi/kontraksi atrium)
Normal: < 3 kotak kecil ke samping (0.08-0.12 detik) dan < 2.5 kotak kecil ke atas (2.5 mm --> 0,25mV).
Selalu positif di sandapan (lead) I dan II, selalu negatif di sandapan aVR.
P memanjang (melebar), disebut P mitral, menunjukkan adanya dilatasi atrium kiri.
P meninggi (P pulmonal) menunjukkan dilatasi atrium kanan.

Kompleks QRS (depolarisasi/kontraksi ventrikel)
Normal: 0.06-0.12 detik
Gelombang Q
Gelombang Q non-patologis menunjukkan adanya nekrosis miokard, sering ditemukan pada lead I, III, aVL, V5, dan V6 (untuk mudah mengingatnya ingat saja bagian lateral kiri tubuh, kecuali lead I yang di tengah2 namun menyentuh kiri)
Tinggi normalnya < 1/4 R, lebar normalnya kurang dari 1 kotak kecil (< 0.04 detik).
Q patologis, yang terlalu mendalam, menunjukkan OMI (Old Miokard Infark) jika diikuti dengan segmen ST
dan gelombang T yang normal. Jika gelombang T nya terbalik berarti subakut infark miokard, dan jika diikuti dengan ST elevasi menunjukkan iskemia infark miokard.
Gelombang R
R patologis menunjukkan adanya hipertrofi ventrikel dan tanda-tanda bundle branch block.

V1 dan V2:
Gelombang R menggambarkan gaya listrik ventrikel kanan
Gelombang S menggambarkam gaya listrik ventrikel kiriV5 dan V6:
Gelombang Q menggambarkan aktivasi ventrikel kanan atau septum
Gelombang R menggambarkan aktivasi ventrikel kiri (meningkat dari V1 keV6)
Gelombang S mengecil dari V1 ke V6
Gelombang T (repolarisasi ventrikel)
Pada orang dewasa, biasanya tegak di semua sandapan kecuali di aVR dan V1.
Normalnya pada sandapan prekordial < 10 mm, dan pada sandapan ekstremitas < 5 mm. Minimum 1 mm. Positif pada sandapan II.
T abnormal menunjukkan adanya iskemia/infark atau kelainan elektrolit.

Gelombang U (repolarisasi serabut purkinje, gelombang T yang memanjang)
Biasanya tegak dan paling besar terdapat di V2 dan V3, pada penderita hipokalemia. Gelombang ini juga bisa disebut dengan T2. Timbul sehubungan dengan afterdepolarizations. Paling mudah terlihat saat Heart Rate rendah.
Normalnya > 1/3 pada lead yang sama.

Interval PR: 0.12-0.2 detik (3-5 kotak kecil) --> narrow
Jika > 5 kotak kemungkinan terjadi AV Block.
Interval QRS: 0.07-0.10 detik
Interval QT (lamanya aktivitas depolarisasi dan repolarisasi ventrikel): 0.38-0.42 detik
Segmen ST: Dimulai dari akhir gelombang S (titik J-Point) sampai awal gelombang T.
Normalnya isoelektrik (range -0.5mm - +2mm).
Abnormalitas: elevasi --> infark miokard akut, aneurisma LV (left ventricle), dan perikarditis; depresi --> iskemia, efek digitalis, dan LV strain.