Kelainan Leukosit

PMN
Kuantitatif
Neutrophilia: > 8800/µL
Neutropenia: < 2200/µL
Eosinophilia: > 350/µL
Eosinopenia: < 50/µL
Basophilia: > 110/µL
Kualitatif
-Shift to the left
-Perubahan sitoplasma:
Toxic  granulation
Dohle Bodies
Vacuole
-Perubahan inti:
Pyknosis
Hypersegmentasi
Nuclear projection

Mononuclear
Kuantitatif
Limfositosis: > 4800/µL
Limfopenia: < 1100/µL
Monositosis: > 800/µL
Monositopenia: < 30/µL
Kualitatif
Downey I --> Plasmacytoid Lymphocyte
Downey II --> Infectious Mononucleosis
Downey III --> Reactive Blast Forms

Leukemia (leukos λευκός, "putih"; aima αίμα, "darah")
Proliferasi neoplastik dari sel hematopoietik, umumnya sel darah putih (leukosit).
Sel-sel normal di dalam sumsum tulang digantikan oleh sel-sel abnormal. Sel abnormal ini keluar dari sumsum tulang dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi.
Faktor-faktor yang mempengaruhi: virus, radiasi, bahan kimia/obat, kelainan kromosom, kelainan imunologik, dan suku bangsa.
Klasifikasi: Akut (sel blast: perifer -> 30%; sumsum -> >50%) dan kronis (sel blast: perifer -> 10%; sumsum -> 10-20%)
Tidak semua leukemia berarti kebanyakan leukosit, karena berdasarkan jumlah leukosit dalam darah leukemia dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
- Leukemia leukemik: jumlah leukosit dalam darah lebih dari normal; terdapat sel-sel abnormal
- Leukemia subleukemik: jumlah leukosit dalam darah kurang dari normal; terdapat sel-sel abnormal
- Leukemia aleukemik: jumlah leukosit dalam darah kurang dari normal; tidak terdapat sel-sel abnormal
Berdasarkan jenis leukosit yang terkena, leukemia dikelompokkan menjadi:
- Leukemia limfositik: mempengaruhi sel limfosit
- Leukemia myelositik:  mempengaruhi sel myeloid, seperti neutrofil, eosinofil, dan basofil.
Berdasarkan klasifikasi FAB (French-American-British):
ANLL = ACUT NON-LYMPHOCYTIC LEUKEMIA
    M1 = Leukemia Mieloblastik tanpa diferensiasi
    M2 = Leukemia Mieloblastik dengan diferensiasi
    M3 = Leukemia Promielositik (hipergranular dan hipogranular)
    M4 = Leukemia Mielomonositik
    M5 : M5a = Leukemia Monoblastik akut
            M5b = Leukemia Monositik akut
    M6 = Eritroleukemia ( Di Guglielmo Syndrome)
    M7 = Leukemia Megakariositik

0 komentar:

Poskan Komentar